Perbedaan DeepBook Protocol dan Maverick Protocol: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp323,38 (kapitalisasi pasar Rp1,76T, volume 24 jam Rp72,18M), sedangkan Maverick Protocol diperdagangkan di Rp167,48 (kapitalisasi pasar Rp164,27M, volume 24 jam Rp30,9M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 10,7× kapitalisasi pasar Maverick Protocol, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,5B / 10B DEEP (55%) dibanding 983,9M / 2B MAV (50%) milik Maverick Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan Maverick Protocol selama 25 Hari.
| DEEP | MAV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,76T | Rp164,27M |
Volume (24h) | Rp72,18M | Rp30,9M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 983,9M / 2B MAV (50%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Maverick Protocol adalah penyedia infrastruktur DeFi yang berfokus untuk meningkatkan efisiensi industri, diberdayai oleh Maverick AMM. Maverick didukung oleh Founders Fund, Pantera Capital, Coinbase Ventures, Binance Labs, Circle Ventures, dan Gemini. Maverick berusaha untuk menghapus ketidakefisienan di DeFi dengan membantu pengguna menempatkan likuiditas mereka di tempat yang paling efektif, sehingga membuat transaksi menjadi lebih lancar dan efisien. Hal ini mengatasi beberapa isu likuiditas yang telah menjadi kendala dalam DeFi.
Selengkapnya di halaman MAV →