Perbedaan DeepBook Protocol dan Lisk: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp330,11 (kapitalisasi pasar Rp1,8T, volume 24 jam Rp80,66M), sedangkan Lisk diperdagangkan di Rp1.553 (kapitalisasi pasar Rp341,59M, volume 24 jam Rp35,92M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 5,3× kapitalisasi pasar Lisk, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,5B / 10B DEEP (55%) dibanding 221,1M / 400M LSK (56%) milik Lisk. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan Lisk selama 24 Hari.
| DEEP | LSK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,8T | Rp341,59M |
Volume (24h) | Rp80,66M | Rp35,92M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 221,1M / 400M LSK (56%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Lisk (LSK) adalah blockchain Layer 2 yang dirancang untuk meningkatkan adopsi Web3 di pasar berkembang melalui integrasi Ethereum. Ia menawarkan SDK yang mudah digunakan pengembang untuk membangun aplikasi blockchain dan mendukung sidechain yang dapat diskalakan yang terhubung ke mainchain-nya untuk pengembangan yang efisien.
Selengkapnya di halaman LSK →