Perbedaan DeepBook Protocol dan Jelly-My-Jelly: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp250,46 (kapitalisasi pasar Rp1,4T, volume 24 jam Rp37,17M), sedangkan Jelly-My-Jelly diperdagangkan di Rp1.037 (kapitalisasi pasar Rp1,04T, volume 24 jam Rp54,59M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai DeepBook Protocol dibatasi (5,6B / 10B DEEP (57%)), sedangkan Jelly-My-Jelly terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 14 Hari dan Jelly-My-Jelly selama 9 Hari.
| DEEP | JELLYJELLY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,4T | Rp1,04T |
Volume (24h) | Rp37,17M | Rp54,59M |
Suplai yang Beredar | 5,6B / 10B DEEP (57%) | 1.000M JELLYJELLY |
Typical Hold Time | 14 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Jelly-My-Jelly adalah memecoin santai yang berfokus pada komunitas untuk mendorong interaksi sosial dan kreativitas. Proyek ini berkembang melalui konten viral dan partisipasi kolektif para pemegangnya. JELLYJELLY hadir murni untuk hiburan dan pembangunan komunitas di dunia crypto.
Selengkapnya di halaman JELLYJELLY →