Perbedaan DeepBook Protocol dan IOST: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp323,44 (kapitalisasi pasar Rp1,76T, volume 24 jam Rp72,18M), sedangkan IOST diperdagangkan di Rp12,33 (kapitalisasi pasar Rp417,6M, volume 24 jam Rp81,89M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 4,2× kapitalisasi pasar IOST, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,5B / 10B DEEP (55%) dibanding 34,2B / 90B IOST (38%) milik IOST. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan IOST selama 78 Hari.
| DEEP | IOST | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,76T | Rp417,6M |
Volume (24h) | Rp72,18M | Rp81,89M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 34,2B / 90B IOST (38%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 78 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →IOST menggambarkan dirinya sebagai jaringan dan ekosistem blockchain yang "sangat cepat," sepenuhnya matang, dan terdesentralisasi dengan node serta dompetnya sendiri, dan berbasis protokol konsensus "generasi berikutnya" yang dijuluki "proof-of-believability".
Selengkapnya di halaman IOST →