Perbedaan DeepBook Protocol dan Huma Finance: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp253,11 (kapitalisasi pasar Rp1,42T, volume 24 jam Rp48,89M), sedangkan Huma Finance diperdagangkan di Rp357,01 (kapitalisasi pasar Rp1,16T, volume 24 jam Rp75,8M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,6B / 10B DEEP (57%) dibanding 3,3B / 10B HUMA (33%) milik Huma Finance. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 14 Hari dan Huma Finance selama 14 Hari.
| DEEP | HUMA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,42T | Rp1,16T |
Volume (24h) | Rp48,89M | Rp75,8M |
Suplai yang Beredar | 5,6B / 10B DEEP (57%) | 3,3B / 10B HUMA (33%) |
Typical Hold Time | 14 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Huma Finance adalah jaringan PayFi pertama yang memungkinkan pembiayaan pembayaran global dengan likuiditas instan—kapan saja dan di mana saja. Huma memungkinkan institusi pembayaran di seluruh dunia untuk menyelesaikan transaksi secara real-time menggunakan stablecoin dan likuiditas on-chain. Teknologi ini mendukung berbagai kasus penggunaan PayFi seperti pembayaran lintas negara, kartu kredit, dan pembiayaan perdagangan, serta membuka peluang untuk solusi baru seperti pembiayaan DePIN.
Selengkapnya di halaman HUMA →