Perbedaan DeepBook Protocol dan Holoworld AI: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp323,2 (kapitalisasi pasar Rp1,76T, volume 24 jam Rp72,18M), sedangkan Holoworld AI diperdagangkan di Rp1.270 (kapitalisasi pasar Rp936,29M, volume 24 jam Rp119,73M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,5B / 10B DEEP (55%) dibanding 726,3M / 2B HOLO (36%) milik Holoworld AI. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan Holoworld AI selama 22 Hari.
| DEEP | HOLO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,76T | Rp936,29M |
Volume (24h) | Rp72,18M | Rp119,73M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 726,3M / 2B HOLO (36%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Holoworld AI adalah hub terdesentralisasi untuk agen AI, aplikasi, dan IP digital. Diluncurkan di Silicon Valley pada 2022, platform ini menyediakan infrastruktur bagi developer dan kreator untuk mempublikasikan, mendistribusikan, dan memonetisasi pengalaman berbasis AI dalam ekosistem terbuka. Berfungsi sebagai app store untuk aplikasi AI-native, Holoworld AI menggabungkan kepemilikan berbasis blockchain dengan utilitas AI, menghadirkan interoperabilitas, monetisasi, dan aksesibilitas bagi kreator.
Selengkapnya di halaman HOLO →