Perbedaan DeepBook Protocol dan GUNZ: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp332,4 (kapitalisasi pasar Rp1,81T, volume 24 jam Rp85,61M), sedangkan GUNZ diperdagangkan di Rp70,54 (kapitalisasi pasar Rp187,02M, volume 24 jam Rp108,08M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 9,7× kapitalisasi pasar GUNZ, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,5B / 10B DEEP (55%) dibanding 2,7B / 10B GUN (27%) milik GUNZ. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan GUNZ selama 8 Hari.
| DEEP | GUN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,81T | Rp187,02M |
Volume (24h) | Rp85,61M | Rp108,08M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 2,7B / 10B GUN (27%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →GUNZ telah berkembang menjadi platform lengkap yang menyediakan infrastruktur native blockchain untuk kebutuhan pengembangan game modern. GUNZ menawarkan rangkaian produk white-label dan SDK yang mudah diintegrasikan, sehingga studio mana pun dapat meluncurkan ekonomi berbasis komunitas secara mulus. Fitur utama mencakup dompet dalam game, marketplace P2P, block explorer, mesin pencetak token dan NFT, dan banyak lagi.
Selengkapnya di halaman GUN →