Perbedaan DeepBook Protocol dan The Graph: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp332,46 (kapitalisasi pasar Rp1,8T, volume 24 jam Rp80,66M), sedangkan The Graph diperdagangkan di Rp314,47 (kapitalisasi pasar Rp3,38T, volume 24 jam Rp194,84M). Perbedaan utamanya: The Graph lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai DeepBook Protocol dibatasi (5,5B / 10B DEEP (55%)), sedangkan The Graph terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan The Graph selama 95 Hari.
| DEEP | GRT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,8T | Rp3,38T |
Volume (24h) | Rp80,66M | Rp194,84M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 10,9B GRT |
Typical Hold Time | 13 Hari | 95 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Belum ada sinyal Aura AI.
The Graph (GRT) saat ini diperdagangkan pada Rp315,52 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek berdasarkan moving averages, namun RSI_6 menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi rebound. Market cap mencapai Rp3,4T dengan sirkulasi 10,9M token. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan, sementara aktivitas jaringan tetap stabil.
Outlook keseluruhan netral-bearish dengan peluang rebound teknis dari level support Rp313, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual masih dominan. Investor perlu waspada terhadap likuiditas terbatas dan sentimen pasar kripto yang masih hati-hati.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →