Perbedaan DeepBook Protocol dan Foxy: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp332,04 (kapitalisasi pasar Rp1,81T, volume 24 jam Rp85,61M), sedangkan Foxy diperdagangkan di Rp1,6 (kapitalisasi pasar Rp9,08M, volume 24 jam Rp10,5M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 199,3× kapitalisasi pasar Foxy, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,5B / 10B DEEP (55%) dibanding 5,9B / 10B FOXY (59%) milik Foxy. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan Foxy selama 17 Hari.
| DEEP | FOXY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,81T | Rp9,08M |
Volume (24h) | Rp85,61M | Rp10,5M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 5,9B / 10B FOXY (59%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 17 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Foxy adalah token maskot dari blockchain Linea—sebuah culture coin dan meme token yang menyatukan pengguna, membangun komunitas, dan mewakili semangat Linea.
Selengkapnya di halaman FOXY →