Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan DeepBook Protocol dan Flare: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp322,7 (kapitalisasi pasar Rp1,76T, volume 24 jam Rp67,1M), sedangkan Flare diperdagangkan di Rp116,71 (kapitalisasi pasar Rp10,11T, volume 24 jam Rp35,85M). Perbedaan utamanya: Flare jauh lebih besar — sekitar 5,7× kapitalisasi pasar DeepBook Protocol, dan suplai DeepBook Protocol dibatasi (5,5B / 10B DEEP (55%)), sedangkan Flare terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan Flare selama 30 Hari.
| DEEP | FLR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,76T | Rp10,11T |
Volume (24h) | Rp67,1M | Rp35,85M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 86,8B FLR |
Typical Hold Time | 13 Hari | 30 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DeepBook Protocol (DEEP) saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp323,52 dan market cap Rp1,77T. Sinyal teknis menunjukkan tekanan jual dominan dengan moving averages bearish dan osilator netral. Token berada di dekat pivot point Rp325 dengan support kuat di Rp315 dan resistance di Rp330. Supply yang beredar mencapai 55% dari total 10M token dengan rata-rata hold time 13 hari.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko penurunan menuju support Rp315. Peluang rebound terbatas kecuali ada breakout di atas Rp330. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tekanan jual berkelanjutan. Investor perlu memantau level support kritis untuk konfirmasi arah selanjutnya.
FLR saat ini diperdagangkan pada Rp118,09 dengan sinyal teknis bearish didominasi oleh indikator moving average. Token ini berada di zona support kritis dengan RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem. Market cap mencapai Rp10,27 triliun dengan supply beredar 86,8 juta FLR. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa minggu terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual teknis yang kuat. Peluang muncul dari kondisi oversold RSI jangka pendek, namun risiko volatilitas tinggi dan sentimen bearish mendominasi. Investor perlu memantau level support kritis di Rp115 dan perkembangan ekosistem Flare Network untuk sinyal reversal.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Flare adalah blockchain Layer 1 berbasis EVM yang dirancang untuk meningkatkan kegunaan teknologi blockchain dengan menyediakan akses terdesentralisasi bagi pengembang ke data berkualitas tinggi dari berbagai blockchain dan internet. Kemampuan ini mendorong terciptanya kasus penggunaan baru dan model monetisasi, memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) beroperasi di beberapa chain dengan satu kali penerapan.
Selengkapnya di halaman FLR →