Perbedaan DeepBook Protocol dan SynFutures: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp330,94 (kapitalisasi pasar Rp1,81T, volume 24 jam Rp85,61M), sedangkan SynFutures diperdagangkan di Rp59,9 (kapitalisasi pasar Rp267,33M, volume 24 jam Rp57,21M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 6,8× kapitalisasi pasar SynFutures, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,5B / 10B DEEP (55%) dibanding 4,5B / 10B F (45%) milik SynFutures. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan SynFutures selama 13 Hari.
| DEEP | F | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,81T | Rp267,33M |
Volume (24h) | Rp85,61M | Rp57,21M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 4,5B / 10B F (45%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 13 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DeepBook Protocol (DEEP) saat ini diperdagangkan pada Rp332,04 dengan kapitalisasi pasar Rp1,81T, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek meski osilator dalam kondisi netral. Token ini memiliki supply terbatas 10 juta dengan 55% sudah beredar, dan rata-rata hold time 13 hari menunjukkan aktivitas trading aktif. Harga saat ini mendekati resistance R3 di Rp333, sementara support kuat berada di zona Rp299-311.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan peluang rebound dari support teknis. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan tekanan jual berkelanjutan, namun fundamental tokenomics yang sehat dengan supply terbatas dapat memberikan support jangka panjang bagi investor yang sabar.
Token F saat ini diperdagangkan di zona Rp59.841 dengan sinyal teknis bearish yang didominasi oleh tekanan jual pada moving averages. Market cap mencapai Rp267,33 juta dengan sirkulasi token 45% dari total supply 10 juta F. Hold time rata-rata 13 hari menunjukkan aktivitas trading jangka pendek. Secara teknis, token berada di antara support S2 (Rp59) dan S1 (Rp60) dengan resistance terdekat di PP (Rp62).
Outlook keseluruhan cenderung bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada rebound dari support kuat di Rp57 jika momentum beli kembali. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan dominasi sinyal jual teknis yang memerlukan kehati-hatian trader.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →SynFutures (F) adalah bursa terdesentralisasi (DEX) dan infrastruktur keuangan untuk masa depan trading. Dengan Oyster AMM dan mesin pencocokan on-chain, siapa pun dapat mencatat dan memperdagangkan derivatif dengan leverage.
Selengkapnya di halaman F →