Perbedaan DeepBook Protocol dan OpenEden: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp331,92 (kapitalisasi pasar Rp1,81T, volume 24 jam Rp85,61M), sedangkan OpenEden diperdagangkan di Rp780,38 (kapitalisasi pasar Rp308,15M, volume 24 jam Rp56,9M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 5,9× kapitalisasi pasar OpenEden, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,5B / 10B DEEP (55%) dibanding 396,1M / 1B EDEN (40%) milik OpenEden. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan OpenEden selama 7 Hari.
| DEEP | EDEN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,81T | Rp308,15M |
Volume (24h) | Rp85,61M | Rp56,9M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 396,1M / 1B EDEN (40%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →OpenEden adalah platform tokenisasi aset dunia nyata (RWA) dengan fokus pada kepatuhan regulasi dan akses on-chain yang aman. Melalui entitas terregulasi, OpenEden menjembatani keuangan tradisional dan blockchain dengan cara yang transparan dan sesuai aturan.
Selengkapnya di halaman EDEN →