Perbedaan DeepBook Protocol dan Dymension: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp329,69 (kapitalisasi pasar Rp1,8T, volume 24 jam Rp80,66M), sedangkan Dymension diperdagangkan di Rp277,65 (kapitalisasi pasar Rp156,41M, volume 24 jam Rp45,59M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 11,5× kapitalisasi pasar Dymension, dan suplai DeepBook Protocol dibatasi (5,5B / 10B DEEP (55%)), sedangkan Dymension terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan Dymension selama 71 Hari.
| DEEP | DYM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,8T | Rp156,41M |
Volume (24h) | Rp80,66M | Rp45,59M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 562,8M DYM |
Typical Hold Time | 13 Hari | 71 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Dymension mirip dengan aplikasi web full-stack di mana pengguna dapat berinteraksi dengan RollApps (front-end), Dymension (back-end) bertindak sebagai koordinator untuk ekosistem, dan jaringan ketersediaan data (basis data) menyediakan tempat untuk mempublikasikan data. RollApps adalah aplikasi interaktif untuk jaringan Dymension. Pengguna dapat membangun game, DeFi, proyek NFT, dan banyak lagi.
Selengkapnya di halaman DYM →