Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan DeepBook Protocol dan dYdX: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp324,32 (kapitalisasi pasar Rp1,77T, volume 24 jam Rp67,52M), sedangkan dYdX diperdagangkan di Rp2.319 (kapitalisasi pasar Rp1,96T, volume 24 jam Rp104,43M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol dan dYdX berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,5B / 10B DEEP (55%) dibanding 848,6M / 1B DYDX (85%) milik dYdX. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan dYdX selama 55 Hari.
| DEEP | DYDX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,77T | Rp1,96T |
Volume (24h) | Rp67,52M | Rp104,43M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 848,6M / 1B DYDX (85%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 55 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DeepBook Protocol (DEEP) saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp323,52 dan market cap Rp1,77T. Sinyal teknis menunjukkan tekanan jual dominan dengan moving averages bearish dan osilator netral. Token berada di dekat pivot point Rp325 dengan support kuat di Rp315 dan resistance di Rp330. Supply yang beredar mencapai 55% dari total 10M token dengan rata-rata hold time 13 hari.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko penurunan menuju support Rp315. Peluang rebound terbatas kecuali ada breakout di atas Rp330. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tekanan jual berkelanjutan. Investor perlu memantau level support kritis untuk konfirmasi arah selanjutnya.
DYDX saat ini diperdagangkan di Rp2.413,8 dengan sinyal teknis bearish didominasi oleh penjualan pada moving averages. Pivot point berada di Rp2.326 dengan support utama di Rp2.277 dan resistance di Rp2.360. Market cap mencapai Rp2,03 triliun dengan sirkulasi token 85%. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko penurunan menuju support Rp2.194. Peluang rebound terbatas pada breakout di atas Rp2.443, namun volatilitas tinggi dan sentimen pasar yang netral memerlukan kehati-hatian. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan tekanan jual berkelanjutan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →