Perbedaan DeepBook Protocol dan Doodles: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp332,46 (kapitalisasi pasar Rp1,8T, volume 24 jam Rp80,66M), sedangkan Doodles diperdagangkan di Rp26,3 (kapitalisasi pasar Rp204,78M, volume 24 jam Rp152,68M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 8,8× kapitalisasi pasar Doodles, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,5B / 10B DEEP (55%) dibanding 7,8B / 10B DOOD (78%) milik Doodles. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan Doodles selama 13 Hari.
| DEEP | DOOD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,8T | Rp204,78M |
Volume (24h) | Rp80,66M | Rp152,68M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 7,8B / 10B DOOD (78%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Doodles adalah merek storytelling generasi baru yang menggabungkan media digital, teknologi on-chain, dan kreativitas komunitas. Awalnya diluncurkan pada 2021 sebagai koleksi NFT terkemuka, Doodles telah berkembang menjadi universe transmedia yang didorong oleh seni, animasi, musik, dan pengalaman digital yang digamifikasi. Misinya adalah membangun franchise media on-chain paling menarik di dunia. Token DOOD menjadi penggerak ekosistem, terintegrasi dengan DreamNet, dan mendorong partisipasi komunitas.
Selengkapnya di halaman DOOD →