Perbedaan DeepBook Protocol dan Dolomite: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp254,66 (kapitalisasi pasar Rp1,43T, volume 24 jam Rp45,33M), sedangkan Dolomite diperdagangkan di Rp403,43 (kapitalisasi pasar Rp178,4M, volume 24 jam Rp50,57M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 8× kapitalisasi pasar Dolomite, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,6B / 10B DEEP (57%) dibanding 441,6M / 1B DOLO (45%) milik Dolomite. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 14 Hari dan Dolomite selama 13 Hari.
| DEEP | DOLO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,43T | Rp178,4M |
Volume (24h) | Rp45,33M | Rp50,57M |
Suplai yang Beredar | 5,6B / 10B DEEP (57%) | 441,6M / 1B DOLO (45%) |
Typical Hold Time | 14 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →Dolomite adalah protokol pasar uang dan perdagangan terdesentralisasi yang menawarkan solusi efisien untuk pinjam-meminjam dan trading. Berbeda dari platform DeFi tradisional, Dolomite memungkinkan pengguna mempertahankan fungsi aset mereka sambil menggunakannya sebagai jaminan melalui sistem Dynamic Collateral, sehingga bisa staking, voting, dan mendapatkan reward sekaligus meminjam.
Selengkapnya di halaman DOLO →