Perbedaan Decred dan Merlin Chain: Decred diperdagangkan di Rp240.775 (kapitalisasi pasar Rp4,21T, volume 24 jam Rp363,42M), sedangkan Merlin Chain diperdagangkan di Rp309,99 (kapitalisasi pasar Rp406,04M, volume 24 jam Rp49,69M). Perbedaan utamanya: Decred jauh lebih besar — sekitar 10,4× kapitalisasi pasar Merlin Chain, dan suplai beredar Decred 17,5M / 21M DCR (84%) dibanding 1,3B / 2,1B MERL (63%) milik Merlin Chain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Decred selama 11 Hari dan Merlin Chain selama 9 Hari.
| DCR | MERL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp4,21T | Rp406,04M |
Volume (24h) | Rp363,42M | Rp49,69M |
Suplai yang Beredar | 17,5M / 21M DCR (84%) | 1,3B / 2,1B MERL (63%) |
Typical Hold Time | 11 Hari | 9 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Decred (DCR) saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp245.464, didukung oleh sinyal teknis yang didominasi jual dari rata-rata bergerak. Supply yang beredar mencapai 17,5 juta DCR (84% dari total supply), dengan rata-rata waktu hold 11 hari menunjukkan aktivitas jangka pendek. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual teknis yang kuat. Peluang terletak pada rebound dari support kunci di Rp193.516, sementara risiko utama adalah potensi breakdown di bawah level support dan volatilitas tinggi khas crypto. Investor harus memantau volume perdagangan dan sentimen pasar secara ketat.
Merlin Chain (MERL) menunjukkan tekanan jual signifikan dengan sinyal teknis bearish dari moving averages, meskipun RSI jangka pendek mengindikasikan oversold. Token ini diperdagangkan di Rp311,48 dengan market cap Rp405,88 juta dan supply yang beredar 63%. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem besar yang dilaporkan.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul dari level support kuat di Rp284, namun investor harus waspada terhadap likuiditas terbatas dan tekanan jual berkelanjutan. Risiko utama termasuk volatilitas crypto dan kurangnya perkembangan fundamental.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Decred, diluncurkan pada 2016, adalah cryptocurrency yang berfokus pada keamanan, kontrol pengguna, dan adaptabilitas. Ini menggunakan sistem hibrida yang menggabungkan Proof-of-Work (PoW) dan Proof-of-Stake (PoS), memungkinkan baik penambang maupun pemegang koin berpartisipasi dalam pengambilan keputusan. Pendekatan ini membantu mengamankan jaringan dan memastikan Decred dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan.
Selengkapnya di halaman DCR →Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →