Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja DCI Indonesia Tbk (DCII) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

DCI Indonesia TbkTrading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan DCI Indonesia Tbk dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: DCI Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp206.000 (kapitalisasi pasar 493,91 T, volume 24 jam 200), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp62 (kapitalisasi pasar 978,87 M, volume 24 jam 21,12 jt). Perbedaan utamanya: DCI Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 504,6× kapitalisasi pasar Wilton Makmur Indonesia Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (21,12 jt vs 200). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DCIISQMI
Kapitalisasi Pasar
493,91 T978,87 M
Volume
20021,12 jt
Lot
2211,22 rb
Perputaran
41,31 jt1,32 M
Harga Rata-rata
206.52562,72
Nilai Transaksi
41,31 jt1,32 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
62
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,12 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DCII
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang DCI Indonesia Tbk

PT DCI Indonesia Tbk (the Company) was established in Indonesia based on Notarial Deed No. 143 of Buntario Tigris, S.H., S.E., M.H., on July 18, 2011. The Company started its commercial operations in 2013. The Company parent entity and ultimate controlling party is DCI International Holding Pte. Ltd., Singapore.

Selengkapnya di halaman DCII

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI