Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja DCI Indonesia Tbk (DCII) vs Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO)

DCI Indonesia TbkTrading
Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan DCI Indonesia Tbk dan Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.: DCI Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp206.000 (kapitalisasi pasar 493,91 T, volume 24 jam 200), sedangkan Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. diperdagangkan di Rp350 (kapitalisasi pasar 10,62 T, volume 24 jam 49,19 jt). Perbedaan utamanya: DCI Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 46,5× kapitalisasi pasar Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk., dan Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. lebih aktif diperdagangkan (49,19 jt vs 200). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DCIISIDO
Kapitalisasi Pasar
493,91 T10,62 T
Volume
20049,19 jt
Lot
2491,85 rb
Perputaran
41,31 jt17,27 M
Harga Rata-rata
206.525351,03
Nilai Transaksi
41,31 jt17,27 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
350
Volume Ekuilibrium Indikatif
17,56 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DCII
Lihat detail
SIDO
Lihat detail

Tentang DCI Indonesia Tbk

PT DCI Indonesia Tbk (the Company) was established in Indonesia based on Notarial Deed No. 143 of Buntario Tigris, S.H., S.E., M.H., on July 18, 2011. The Company started its commercial operations in 2013. The Company parent entity and ultimate controlling party is DCI International Holding Pte. Ltd., Singapore.

Selengkapnya di halaman DCII

Tentang Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (the Company) domiciled in Semarang, was established based on the Notarial deed No. 21 dated March 18 1975 made in presence of Kahirman Gondodiwirjo, S.H., Notary in Semarang. Initial venture company herbal medicine industry, stems from a domestic industry that is managed by Mrs. Rahkmat Sulistio in 1940 in Yogyakarta, assisted by three employees. A large demand for herbal medicine is more practical packaging, encouraging produced herbs in powder form. Processing of herbal medicine in 1951 moved from Yogyakarta to Semarang with a simple company was founded under the name Sido Muncul, located on Jl. Mlaten Trenggulun, Semarang. In 1970 established CV Industri Jamu & Farmasi Sido Muncul. Then in 1975, business form herbal medicine industry transformed into Perseroan Terbatas under the name of PT Industri Jamu & Farmasi Sido Muncul Tbk (The Company).

Selengkapnya di halaman SIDO