Perbedaan Dropbox Inc dan Snowflake Inc: Dropbox Inc diperdagangkan di $34,47 (kapitalisasi pasar $7,52B), sedangkan Snowflake Inc diperdagangkan di $335,2 (kapitalisasi pasar $116,01B). Perbedaan utamanya: Snowflake Inc jauh lebih besar — sekitar 15,4× kapitalisasi pasar Dropbox Inc. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| DBX | SNOW | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $7,52B | $116,01B |
Sektor | Technology | Technology |
Tertinggi 52 Minggu | $35,00 | $334,70 |
Terendah 52 Minggu | $22,06 | $121,11 |
Nilai Perusahaan | $10,38B | $115,82B |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DBX diperdagangkan di $34.81, naik 0.78% hari ini, dengan momentum teknis bullish dan harga mendekati level resistance $35. Perusahaan melaporkan laba kuartalan yang mengungguli estimasi secara konsisten, dengan margin laba bersih 17.49% dan pendapatan stabil sekitar $2.5 miliar. Berita positif dari hasil Q2 2026 dan peningkatan panduan mendorong sentimen investor.
Outlook DBX didukung oleh pertumbuhan pengguna berbayar dan ekspansi AI, namun risiko utang tinggi (rasio utang terhadap aset 99.61% pada 2025) dan ekuitas negatif menjadi perhatian. Analyst terpecah dengan 37.5% rekomendasi beli, mencerminkan potensi upside dengan hati-hati terhadap fundamental keuangan.
SNOW diperdagangkan di $330.49, naik 3.93% dalam 24 jam, dengan momentum teknis bullish dan harga mendekati level resistance $334. Perusahaan menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang kuat, mencapai $3.63 miliar pada 2025, namun masih mencatatkan kerugian bersih -$1.29 miliar. Berita terbaru (Business Wire, 3 Agustus 2026) menyoroti peluncuran fitur AI baru dan jadwal rilis hasil kuartal kedua 2027 pada 2 September 2026.
Outlook positif didorong oleh konsensus analis 'Buy' 80.77% dan target harga konsensus $302.18, meski valuasi P/S 22.37 terlihat premium. Risiko utama termasuk tekanan margin, persaingan ketat, dan volatilitas pasar. Pertumbuhan pendapatan dan ekspansi platform AI menjadi katalis kunci, tetapi investor perlu memantau profitabilitas jangka panjang.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Dropbox merupakan penyedia terkemuka untuk penyimpanan cloud dan alat kolaborasi konten dengan menitikberatkan ke pengguna pribadi dan UMKM. Perusahaan ini didirikan tahun 2007 dan menjadi pelopor dalam penyimpanan cloud dan sync file lintas platform. Menggunakan perantara organik dan inorganik, firma ini telah berusaha untuk melebarkan jajaran produknya lebih dari sekedar penyimpanan berbasis cloud.
Selengkapnya di halaman DBX →Didirikan tahun 2012, Snowflake adalah perusahaan data lake, pergudangan, dan distribusi yang telah go public tahun 2020. Sampai saat ini, mereka telah memiliki 3000 pelanggan termasuk 30% dari perusahaan Fortune 500. Data lake Snowflake menyimpan data tidak tersusun dan semi tersusun yang dapat dianalisa dan diterjemahkan dalam gudang data mereka. Distribusi data Snowflake memungkinkan perusahaan dengan mudah membeli dan mencerna data secara hampir instan dibandingkan proses biasanya yang bisa memakan waktu bulanan. Secara umum, perusahaan ini dikenal dengan solusi yang dapat di-host pada berbagai cloud publik.
Selengkapnya di halaman SNOW →