Perbedaan deBridge dan WINkLink: deBridge diperdagangkan di Rp270,39 (kapitalisasi pasar Rp517,71M, volume 24 jam Rp30,06M), sedangkan WINkLink diperdagangkan di Rp0,5629 (kapitalisasi pasar Rp558,7M, volume 24 jam Rp48,13M). Perbedaan utamanya: deBridge dan WINkLink berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar deBridge 1,9B / 10B DBR (20%) dibanding 993,7B / 993,7B WIN (100%) milik WINkLink. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan deBridge selama 10 Hari dan WINkLink selama 60 Hari.
| DBR | WIN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp517,71M | Rp558,7M |
Volume (24h) | Rp30,06M | Rp48,13M |
Suplai yang Beredar | 1,9B / 10B DBR (20%) | 993,7B / 993,7B WIN (100%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 60 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
deBridge adalah internet likuiditas untuk DeFi, memungkinkan transfer aset dan data lintas chain secara real-time. Dengan menghilangkan risiko liquidity pool, deBridge menghadirkan interaksi cross-chain yang aman dengan likuiditas dalam, spread ketat, dan harga terjamin.
Selengkapnya di halaman DBR →WINkLink adalah proyek oracle terdesentralisasi yang berjalan pada jaringan TRON. WINkLink memastikan keamanan seluruh prosedur eksekusi kontrak pintar, termasuk memperoleh data dari sumber off-chain.
Selengkapnya di halaman WIN →