Perbedaan deBridge dan Ondo US Dollar Yield: deBridge diperdagangkan di Rp293,54 (kapitalisasi pasar Rp563,56M, volume 24 jam Rp84,91M), sedangkan Ondo US Dollar Yield diperdagangkan di Rp20.601 (kapitalisasi pasar Rp38,95T, volume 24 jam Rp3,45M). Perbedaan utamanya: Ondo US Dollar Yield jauh lebih besar — sekitar 69,1× kapitalisasi pasar deBridge, dan suplai deBridge dibatasi (1,9B / 10B DBR (20%)), sedangkan Ondo US Dollar Yield terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan deBridge selama 9 Hari dan Ondo US Dollar Yield selama 18 Hari.
| DBR | USDY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp563,56M | Rp38,95T |
Volume (24h) | Rp84,91M | Rp3,45M |
Suplai yang Beredar | 1,9B / 10B DBR (20%) | 1,9B USDY |
Typical Hold Time | 9 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
deBridge adalah internet likuiditas untuk DeFi, memungkinkan transfer aset dan data lintas chain secara real-time. Dengan menghilangkan risiko liquidity pool, deBridge menghadirkan interaksi cross-chain yang aman dengan likuiditas dalam, spread ketat, dan harga terjamin.
Selengkapnya di halaman DBR →Ondo USDY adalah protokol pinjaman terdesentralisasi yang mendukung aset dengan batasan transfer. Desainnya yang fleksibel memungkinkan akses ke lebih banyak instrumen keuangan. USDY menjadi jembatan untuk menghadirkan aset dunia nyata ke blockchain.
Selengkapnya di halaman USDY →