Perbedaan deBridge dan Phoenix: deBridge diperdagangkan di Rp293,36 (kapitalisasi pasar Rp564,58M, volume 24 jam Rp82,18M), sedangkan Phoenix diperdagangkan di Rp284,36 (kapitalisasi pasar Rp83,04M, volume 24 jam Rp232,44M). Perbedaan utamanya: deBridge jauh lebih besar — sekitar 6,8× kapitalisasi pasar Phoenix, dan suplai beredar deBridge 1,9B / 10B DBR (20%) dibanding 69,3M / 76M PHB (92%) milik Phoenix. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan deBridge selama 9 Hari dan Phoenix selama 29 Hari.
| DBR | PHB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp564,58M | Rp83,04M |
Volume (24h) | Rp82,18M | Rp232,44M |
Suplai yang Beredar | 1,9B / 10B DBR (20%) | 69,3M / 76M PHB (92%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 29 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
deBridge adalah internet likuiditas untuk DeFi, memungkinkan transfer aset dan data lintas chain secara real-time. Dengan menghilangkan risiko liquidity pool, deBridge menghadirkan interaksi cross-chain yang aman dengan likuiditas dalam, spread ketat, dan harga terjamin.
Selengkapnya di halaman DBR →Phoenix adalah infrastruktur blockchain layer 1 dan layer 2 yang memberdayakan aplikasi Web3. Fokusnya adalah pada generasi berikutnya dari aplikasi Web3 yang didukung AI dan privasi. Phoenix (PHB) adalah mata uang kripto yang beroperasi di platform BNB Smart Chain (BEP20).
Selengkapnya di halaman PHB →