Perbedaan deBridge dan Kaspa: deBridge diperdagangkan di Rp293,17 (kapitalisasi pasar Rp563,46M, volume 24 jam Rp94,19M), sedangkan Kaspa diperdagangkan di Rp521,13 (kapitalisasi pasar Rp14,32T, volume 24 jam Rp143,89M). Perbedaan utamanya: Kaspa jauh lebih besar — sekitar 25,4× kapitalisasi pasar deBridge, dan suplai beredar deBridge 1,9B / 10B DBR (20%) dibanding 27,6B / 28,7B KAS (97%) milik Kaspa. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan deBridge selama 9 Hari dan Kaspa selama 39 Hari.
| DBR | KAS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp563,46M | Rp14,32T |
Volume (24h) | Rp94,19M | Rp143,89M |
Suplai yang Beredar | 1,9B / 10B DBR (20%) | 27,6B / 28,7B KAS (97%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 39 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
deBridge adalah internet likuiditas untuk DeFi, memungkinkan transfer aset dan data lintas chain secara real-time. Dengan menghilangkan risiko liquidity pool, deBridge menghadirkan interaksi cross-chain yang aman dengan likuiditas dalam, spread ketat, dan harga terjamin.
Selengkapnya di halaman DBR →Kaspa adalah cryptocurrency Layer-1 cepat dan skalabel berbasis proof-of-work, menggunakan protokol GHOSTDAG yang memungkinkan blok paralel coexist dalam blockDAG. Kaspa memproses 10 blok per detik dengan target jangka panjang 100 BPS, memberikan waktu konfirmasi hampir instan. Dirancang untuk aksesibilitas dan desentralisasi, Kaspa dapat berjalan lancar di PC standar dan mendukung solusi Layer-2 untuk aplikasi yang lebih aman dan skalabel.
Selengkapnya di halaman KAS →