Perbedaan deBridge dan Defi App: deBridge diperdagangkan di Rp293,17 (kapitalisasi pasar Rp563,46M, volume 24 jam Rp94,19M), sedangkan Defi App diperdagangkan di Rp246,19 (kapitalisasi pasar Rp956,64M, volume 24 jam Rp209,45M). Perbedaan utamanya: Defi App lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar deBridge 1,9B / 10B DBR (20%) dibanding 3,9B / 10B HOME (39%) milik Defi App. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan deBridge selama 9 Hari dan Defi App selama 6 Hari.
| DBR | HOME | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp563,46M | Rp956,64M |
Volume (24h) | Rp94,19M | Rp209,45M |
Suplai yang Beredar | 1,9B / 10B DBR (20%) | 3,9B / 10B HOME (39%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
deBridge adalah internet likuiditas untuk DeFi, memungkinkan transfer aset dan data lintas chain secara real-time. Dengan menghilangkan risiko liquidity pool, deBridge menghadirkan interaksi cross-chain yang aman dengan likuiditas dalam, spread ketat, dan harga terjamin.
Selengkapnya di halaman DBR →Defi App adalah super app cryptocurrency terdesentralisasi yang menyederhanakan pengalaman DeFi. Platform ini menyediakan swap lintas rantai, transaksi tanpa gas, dan manajemen aset terpadu, memungkinkan pengguna mengelola aset dan ikut dalam yield farming di berbagai blockchain tanpa memerlukan bridge atau token gas. Defi App juga menghadirkan tata kelola komunitas, di mana pemegang token HOME dapat memberikan suara untuk pembaruan dan peningkatan, memastikan ekosistem berkembang sesuai kebutuhan komunitas.
Selengkapnya di halaman HOME →