Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Invesco DB Commodity Index Tracking Fund (DBC) vs Valero Energy Corporation (VLO)

Invesco DB Commodity Index Tracking FundTrading
Valero Energy CorporationTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund dan Valero Energy Corporation: Invesco DB Commodity Index Tracking Fund diperdagangkan di $28,98, sedangkan Valero Energy Corporation diperdagangkan di $301,1 (kapitalisasi pasar $89,50B). Perbedaan utamanya: Valero Energy Corporation membagikan dividen 1,59%, sedangkan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DBCVLO
Sektor
Commodities - Metals/AgricultureEnergy
Tertinggi 52 Minggu
$31,69$301,43
Terendah 52 Minggu
$21,62$131,77
Kapitalisasi Pasar
$89,50B
Nilai Perusahaan
$95,26B
Imbal Hasil Dividen
1,59%

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Invesco DB Commodity Index Tracking Fund

DBC menunjukkan momentum bullish dengan kenaikan harga 2.94% menjadi $28.33, didukung sinyal teknis positif dari moving averages dan ADX. ETF komoditas ini mencapai level tertinggi 52-minggu baru-baru ini, memanfaatkan sentimen inflasi dan ketegangan geopolitik yang mendorong permintaan komoditas. Rasio teknis menunjukkan 15 sinyal beli versus 7 jual, dengan RSI jangka pendek menunjukkan kondisi overbought.

Outlook positif untuk DBC didukung momentum komoditas sebagai lindung nilai inflasi, namun RSI overbought mengindikasikan koreksi jangka pendek mungkin terjadi. Risiko utama termasuk volatilitas harga komoditas dan perkembangan geopolitik yang mempengaruhi pasokan energi.

Valero Energy Corporation

Saham VLO diperdagangkan di $295.79, naik 5.38% dalam 24 jam, mendekati level tertinggi 52-minggu. Secara teknis, sinyal bullish didukung moving averages, namun RSI menunjukkan kondisi jenuh beli. Fundamental menunjukkan valuasi menarik dengan P/E 20.5 dan P/S 0.69, meski pendapatan turun dari $176.4B (2022) menjadi $122.7B (2025). Laba bersih juga menurun menjadi $2.35B pada 2025, dengan margin laba bersih 3.37%. Perusahaan baru saja membagikan dividen $1.20 pada Juni 2026.

Outlook VLO didukung ekspektasi laba kuat untuk Q2 2026 sebesar $10.03 per saham, setelah tiga kuartal beruntun mengalahkan estimasi. Risiko utama termasuk penurunan pendapatan berkelanjutan, volatilitas harga energi, dan ketegangan geopolitik yang memengaruhi margin penyulingan. Analis sebagian besar bullish (58.33% rekomendasi beli) dengan target harga konsensus $276.22, sedikit di bawah harga saat ini, menunjukkan potensi koreksi jangka pendek.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Tentang Invesco DB Commodity Index Tracking Fund

DBC adalah ETF komoditas terdiversifikasi yang melacak Indeks DBIQ Optimum Yield. ETF ini berinvestasi pada kontrak berjangka untuk 14 komoditas utama, termasuk minyak mentah, emas, dan jagung, dengan optimasi imbal hasil dan biaya transaksi.

Selengkapnya di halaman DBC

Tentang Valero Energy Corporation

Valero Energy adalah salah satu penyuling independen terbesar di Amerika Serikat. Perusahaan ini mengoperasikan 14 kilang dengan total kapasitas produksi 3,2 juta barel per hari di Amerika Serikat, Kanada, dan Inggris. Valero juga memiliki 14 pabrik ethanol dengan kapasitas 1,7 miliar galon ethanol per tahun dan memegang 50% saham Diamond Green Diesel yang memiliki kapasitas untuk memproduksi 700 juta galon diesel terbarukan per tahun.

Selengkapnya di halaman VLO