Perbedaan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund dan Schlumberger NV: Invesco DB Commodity Index Tracking Fund diperdagangkan di $32,8 (kapitalisasi pasar $1,92B), sedangkan Schlumberger NV diperdagangkan di $48,97 (kapitalisasi pasar $72,69B). Perbedaan utamanya: Schlumberger NV jauh lebih besar — sekitar 37,9× kapitalisasi pasar Invesco DB Commodity Index Tracking Fund, dan Schlumberger NV membagikan dividen 2,41%, sedangkan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund selama 61 Hari dan Schlumberger NV selama 99 Hari.
| DBC | SLB | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $1,92B | $72,69B |
Volume | 1.375.556 | 16.228.451 |
Sektor | Commodities - Metals/Agriculture | Energy |
Tertinggi 52 Minggu | $33,68 | $60,10 |
Terendah 52 Minggu | $22,07 | $31,72 |
Rata-rata Waktu Simpan | 61 Hari | 99 Hari |
Nilai Perusahaan | — | $81,42B |
Imbal Hasil Dividen | — | 2,41% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DBC diperdagangkan di $32.51, turun 0.55% hari ini. Secara teknis, sinyal keseluruhan bullish dengan moving averages mendukung, sementara osilator netral. Fundamental menunjukkan pendapatan $82.59 juta dan laba bersih $22.38 juta pada 2024, dengan margin laba bersih 27.1%. Arus kas operasi positif $431.54 juta, namun neraca menunjukkan penurunan aset dari $2.7 miliar pada 2021 menjadi $1.29 miliar pada 2024.
Outlook DBC didukung oleh sinyal teknis bullish dan profitabilitas yang pulih, tetapi risiko utama termasuk volatilitas pendapatan historis dan penurunan aset. Investor perlu memantau konsistensi pertumbuhan pendapatan dan dampak kondisi komoditas global terhadap kinerja perusahaan.
SLB diperdagangkan pada $47.96, turun 4.08% dalam 24 jam terakhir, dengan sinyal teknis bearish. Perusahaan menunjukkan kinerja fundamental kuat dengan laba bersih $3.37 miliar pada 2025 dan rasio valuasi P/E 23.4. SLB baru-baru ini mengamankan kontrak besar di Rovuma Basin dan Arab Saudi, memperkuat pipeline pendapatan jangka panjang. Analis konsensus memberikan rating Buy 84.85% dengan target harga $64.58.
Outlook SLB didukung kontrak baru dan visibilitas pendapatan multi-tahun, namun menghadapi tekanan margin laba bersih yang turun dari 12.29% (2024) menjadi 9.44% (2025). Risiko utama termasuk volatilitas harga minyak dan penurunan profitabilitas. Dengan target analis 35% di atas harga saat ini, saham menawarkan potensi upside signifikan bagi investor yang toleran risiko sektor energi.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DBC adalah ETF komoditas terdiversifikasi yang melacak Indeks DBIQ Optimum Yield. ETF ini berinvestasi pada kontrak berjangka untuk 14 komoditas utama, termasuk minyak mentah, emas, dan jagung, dengan optimasi imbal hasil dan biaya transaksi.
Selengkapnya di halaman DBC →Schlumberger adalah perusahaan jasa pertambangan minyak terbesar di dunia, dengan keahlian di berbagai disiplin, termasuk reservoir performance, konstruksi sumur, peningkatan produksi, dan baru-baru saja, solusi digital. Perusahaan ini mempertahankan reputasi sebagai salah satu inovator terkemuka di industri perminyakan, yang membuatnya tampil dominan di beberapa end market.
Selengkapnya di halaman SLB →