Perbedaan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund dan Goldman Sachs Group Inc: Invesco DB Commodity Index Tracking Fund diperdagangkan di $32,93 (kapitalisasi pasar $1,92B), sedangkan Goldman Sachs Group Inc diperdagangkan di $896,2 (kapitalisasi pasar $256,98B). Perbedaan utamanya: Goldman Sachs Group Inc jauh lebih besar — sekitar 133,8× kapitalisasi pasar Invesco DB Commodity Index Tracking Fund, dan Goldman Sachs Group Inc membagikan dividen 2,27%, sedangkan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund selama 60 Hari dan Goldman Sachs Group Inc selama 101 Hari.
| DBC | GS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $1,92B | $256,98B |
Volume | 1.375.556 | 1.748.426 |
Sektor | Commodities - Metals/Agriculture | Financials |
Tertinggi 52 Minggu | $33,68 | $1,15K |
Terendah 52 Minggu | $22,07 | $744,60 |
Rata-rata Waktu Simpan | 60 Hari | 101 Hari |
Nilai Perusahaan | — | $814,98B |
Imbal Hasil Dividen | — | 2,27% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DBC diperdagangkan di $32.51, turun 0.55% dalam 24 jam dengan sinyal teknis keseluruhan bullish. Fundamental menunjukkan pendapatan 2024 $82.59 juta dan laba bersih $22.38 juta, dengan arus kas operasi positif $431.54 juta. Aset total $1.29 miliar didukung ekuitas $1.28 miliar, menunjukkan struktur modal yang kuat tanpa utang. Tren pendapatan dan profitabilitas bervariasi, dengan margin laba bersih 2024 sebesar 27.1%.
Outlook DBC didukung oleh fundamental yang sehat dan momentum teknis bullish, namun volatilitas pendapatan historis dan eksposur sektor komoditas menimbulkan risiko. Investor dapat mempertimbangkan stabilitas neraca dan arus kas operasi yang kuat sebagai faktor positif, sementara mengawasi konsistensi pertumbuhan pendapatan ke depan.
Saham GS diperdagangkan di $887.21 dengan penurunan 1.11% hari ini, namun tetap menunjukkan momentum fundamental yang kuat dengan laba bersih tumbuh 20% YoY menjadi $17.18 miliar pada 2025. Teknikal menunjukkan sinyal bearish jangka pendek dengan RSI oversold di level 19.11, sementara analis mempertahankan konsensus harga target $1,130 dengan 40% rekomendasi beli. Perusahaan fokus pada ekspansi basis pendapatan $70 miliar melalui pertumbuhan aset dan wealth management.
Outlook positif didorong oleh pertumbuhan pendapatan berkelanjutan dan efisiensi operasional, dengan proyeksi laba bersih 2026 mencapai $21 miliar. Risiko utama termasuk volatilitas bisnis FICC dan leverage tinggi dengan total liabilitas $1.55 triliun. Saham menawarkan valuasi menarik dengan P/E 13.63 di bawah rata-rata sektor, didukung dividen $5.00 yang konsisten.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DBC adalah ETF komoditas terdiversifikasi yang melacak Indeks DBIQ Optimum Yield. ETF ini berinvestasi pada kontrak berjangka untuk 14 komoditas utama, termasuk minyak mentah, emas, dan jagung, dengan optimasi imbal hasil dan biaya transaksi.
Selengkapnya di halaman DBC →Goldman Sachs Group Inc bergerak dalam kegiatan pasar modal. Layanannya terutama mencakup operasi perbankan investasi.
Selengkapnya di halaman GS →