Perbedaan Invesco DB Agriculture Fund dan Wheaton Precious Metals Corp: Invesco DB Agriculture Fund diperdagangkan di $27,61, sedangkan Wheaton Precious Metals Corp diperdagangkan di $133,6 (kapitalisasi pasar $60,46B). Perbedaan utamanya: Wheaton Precious Metals Corp membagikan dividen 0,58%, sedangkan Invesco DB Agriculture Fund tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| DBA | WPM | |
|---|---|---|
Tertinggi 52 Minggu | $28,73 | $165,72 |
Terendah 52 Minggu | $25,44 | $91,02 |
Kapitalisasi Pasar | — | $60,46B |
Sektor | — | Basic Materials |
Nilai Perusahaan | — | $62,34B |
Imbal Hasil Dividen | — | 0,58% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DBA (Invesco DB Agriculture Fund ETF) diperdagangkan di $27.62, naik 0.69% hari ini dengan sinyal teknis keseluruhan bullish. ETF ini telah mengungguli S&P 500 dalam sebulan terakhir dengan kenaikan 5% (Zacks Investment Research, 30 Juli 2026). Tren bullish berlanjut sejak 2020 dengan konsolidasi di dekat level tertinggi sepanjang masa, didukung eksposur beragam ke futures pertanian dan yield 3.25%.
Outlook positif didorong permintaan komoditas pertanian global, namun volatilitas harga komoditas dan ketegangan geopolitik menjadi risiko utama. Analis menilai DBA sebagai buy dengan momentum teknis kuat, meski data fundamental terbatas karena struktur ETF. Investor perlu memantau perkembangan pasokan pertanian dan kebijakan perdagangan.
WPM (Wheaton Precious Metals) menunjukkan kinerja kuat dengan harga saham saat ini di $134,2, naik 7,1% dalam 24 jam, mendekati level tertinggi 52-minggu. Laporan laba Q2 2026 mengungguli perkiraan dengan EPS $1,19 versus $1,15 yang diharapkan, didorong oleh harga logam mulia yang lebih tinggi dan pertumbuhan volume penjualan. Arus kas operasional 2025 mencapai $1,9 miliar, mencerminkan model bisnis streaming yang efisien dengan margin laba bersih 64,66%. Analis secara bulat optimis dengan 80% rekomendasi beli dan target harga konsensus $161,75.
Outlook positif untuk WPM didukung oleh prospek emas dan perak yang kuat, termasuk perkiraan JPMorgan bahwa emas bisa mencapai $5.000 per ons pada Q4 2026 (The Motley Fool, 8 Agustus 2026). Risiko utama termasuk volatilitas harga komoditas dan eksposur operasional tambang mitra. Dengan valuasi P/E 29,77, saham ini menawarkan potensi apresiasi tetapi sensitif terhadap sentimen logam mulia.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Indeks yang terdiri dari satu atau lebih komoditas dasar ("komoditas indeks") ini dimaksudkan untuk mencerminkan sektor pertanian. Reksa dana ini mengejar tujuan investasinya dengan berinvestasi dalam portofolio kontrak berjangka yang diperdagangkan di bursa.
Selengkapnya di halaman DBA →Wheaton Precious Metals Corp adalah perusahaan penyaluran logam berharga. Perusahaan ini telah menjalin kerjasama dengan 17 perusahaan pertambangan melalui 20 buah perjanjian jangka panjang dalam pembelian logam berharga dan kobalt. Perjanjian tersebut meliputi kurang lebih 19 tambang aktif dan 9 proyek dalam pengembangan. Proyek mereka termasuk tambang Salobo milik Vale dan penyaluran perak di tambang Antamina milik Glencore dan tambang Penasquito milik Goldcorp.
Selengkapnya di halaman WPM →