Perbedaan Data Network dan Tezos: Data Network diperdagangkan di Rp3.577 (kapitalisasi pasar Rp1,28T, volume 24 jam Rp233,72M), sedangkan Tezos diperdagangkan di Rp3.479 (kapitalisasi pasar Rp3,79T, volume 24 jam Rp83,15M). Perbedaan utamanya: Tezos jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Data Network, dan suplai beredar Data Network 357,7M DATA1 dibanding 1,1B XTZ milik Tezos. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Data Network selama 6 Hari dan Tezos selama 98 Hari.
| DATA1 | XTZ | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,28T | Rp3,79T |
Volume (24h) | Rp233,72M | Rp83,15M |
Suplai yang Beredar | 357,7M DATA1 | 1,1B XTZ |
Typical Hold Time | 6 Hari | 98 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DATA, sebelumnya dikenal sebagai IP, adalah token native DATA Network, blockchain Layer 1 yang dirancang untuk memperoleh dan melisensikan data pelatihan AI, serta memberikan kompensasi kepada kontributornya. Jaringan yang kompatibel dengan EVM ini menggunakan lapisan audit Trace untuk membuat catatan terverifikasi terkait asal-usul data dan pembayaran kepada kontributor.
Selengkapnya di halaman DATA1 →Tezos adalah jaringan blockchain yang didasarkan pada kontrak pintar, dengan cara yang tidak terlalu berbeda dengan Ethereum. Perbedaan besarnya adalah Tezos bertujuan untuk menawarkan infrastruktur yang lebih maju — artinya dapat berkembang dan meningkat seiring waktu tanpa pernah ada bahaya hard fork. Platform open-source ini juga menyebut dirinya sebagai “aman, dapat diupgrade, dan dibuat untuk bertahan lama” — dan mengatakan bahwa bahasa kontrak cerdasnya memberikan akurasi yang diperlukan untuk kasus penggunaan bernilai tinggi.
Selengkapnya di halaman XTZ →