Perbedaan Data Network dan Tether Gold: Data Network diperdagangkan di Rp3.529 (kapitalisasi pasar Rp1,27T, volume 24 jam Rp226,91M), sedangkan Tether Gold diperdagangkan di Rp78.320.485 (kapitalisasi pasar Rp48,01T, volume 24 jam Rp4,54T). Perbedaan utamanya: Tether Gold jauh lebih besar — sekitar 37,8× kapitalisasi pasar Data Network, dan suplai beredar Data Network 357,7M DATA1 dibanding 612,8K XAUT milik Tether Gold. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Data Network selama 6 Hari dan Tether Gold selama 40 Hari.
| DATA1 | XAUT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,27T | Rp48,01T |
Volume (24h) | Rp226,91M | Rp4,54T |
Suplai yang Beredar | 357,7M DATA1 | 612,8K XAUT |
Typical Hold Time | 6 Hari | 40 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DATA, sebelumnya dikenal sebagai IP, adalah token native DATA Network, blockchain Layer 1 yang dirancang untuk memperoleh dan melisensikan data pelatihan AI, serta memberikan kompensasi kepada kontributornya. Jaringan yang kompatibel dengan EVM ini menggunakan lapisan audit Trace untuk membuat catatan terverifikasi terkait asal-usul data dan pembayaran kepada kontributor.
Selengkapnya di halaman DATA1 →Tether Gold adalah stablecoin yang mewakili kepemilikan satu troy ons emas murni dalam bentuk emas batangan fisik yang memenuhi standar Good Delivery dari London Bullion Market Association (LBMA), dengan rasio 1:1. Tether Gold memberikan akses kepemilikan emas fisik melalui stablecoin, sekaligus menghilangkan kelemahan umum seperti biaya penyimpanan tinggi dan akses yang terbatas.
Selengkapnya di halaman XAUT →