Perbedaan Data Network dan TAC Protocol: Data Network diperdagangkan di Rp3.575 (kapitalisasi pasar Rp1,28T, volume 24 jam Rp233,72M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp50,79 (kapitalisasi pasar Rp236,4M, volume 24 jam Rp22,71M). Perbedaan utamanya: Data Network jauh lebih besar — sekitar 5,4× kapitalisasi pasar TAC Protocol, dan suplai beredar Data Network 357,7M DATA1 dibanding 4,7B TAC milik TAC Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Data Network selama 6 Hari dan TAC Protocol selama 5 Hari.
| DATA1 | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,28T | Rp236,4M |
Volume (24h) | Rp233,72M | Rp22,71M |
Suplai yang Beredar | 357,7M DATA1 | 4,7B TAC |
Typical Hold Time | 6 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DATA, sebelumnya dikenal sebagai IP, adalah token native DATA Network, blockchain Layer 1 yang dirancang untuk memperoleh dan melisensikan data pelatihan AI, serta memberikan kompensasi kepada kontributornya. Jaringan yang kompatibel dengan EVM ini menggunakan lapisan audit Trace untuk membuat catatan terverifikasi terkait asal-usul data dan pembayaran kepada kontributor.
Selengkapnya di halaman DATA1 →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →