Perbedaan Data Network dan Starknet: Data Network diperdagangkan di Rp3.575 (kapitalisasi pasar Rp1,28T, volume 24 jam Rp238,28M), sedangkan Starknet diperdagangkan di Rp415,8 (kapitalisasi pasar Rp2,8T, volume 24 jam Rp852,23M). Perbedaan utamanya: Starknet jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Data Network, dan suplai beredar Data Network 357,7M DATA1 dibanding 6,8B STRK milik Starknet. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Data Network selama 6 Hari dan Starknet selama 75 Hari.
| DATA1 | STRK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,28T | Rp2,8T |
Volume (24h) | Rp238,28M | Rp852,23M |
Suplai yang Beredar | 357,7M DATA1 | 6,8B STRK |
Typical Hold Time | 6 Hari | 75 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DATA, sebelumnya dikenal sebagai IP, adalah token native DATA Network, blockchain Layer 1 yang dirancang untuk memperoleh dan melisensikan data pelatihan AI, serta memberikan kompensasi kepada kontributornya. Jaringan yang kompatibel dengan EVM ini menggunakan lapisan audit Trace untuk membuat catatan terverifikasi terkait asal-usul data dan pembayaran kepada kontributor.
Selengkapnya di halaman DATA1 →StarkNet adalah Validity-Rollup terdesentralisasi permissionless (juga dikenal sebagai 'ZK-Rollup'). Starknet beroperasi sebagai jaringan L2 di Ethereum, memungkinkan setiap dApp mencapai skala komputasi yang tidak terbatas—tanpa mengorbankan composability dan keamanan Ethereum, berkat ketergantungan StarkNet pada sistem cryptographic proof yang paling aman dan scalable—STARK.
Selengkapnya di halaman STRK →