Perbedaan Data Network dan Maverick Protocol: Data Network diperdagangkan di Rp3.584 (kapitalisasi pasar Rp1,28T, volume 24 jam Rp229,67M), sedangkan Maverick Protocol diperdagangkan di Rp153,95 (kapitalisasi pasar Rp181,51M, volume 24 jam Rp68,46M). Perbedaan utamanya: Data Network jauh lebih besar — sekitar 7,1× kapitalisasi pasar Maverick Protocol, dan suplai Maverick Protocol dibatasi (1,2B / 2B MAV (59%)), sedangkan Data Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Data Network selama 6 Hari dan Maverick Protocol selama 25 Hari.
| DATA1 | MAV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,28T | Rp181,51M |
Volume (24h) | Rp229,67M | Rp68,46M |
Suplai yang Beredar | 357,7M DATA1 | 1,2B / 2B MAV (59%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DATA, sebelumnya dikenal sebagai IP, adalah token native DATA Network, blockchain Layer 1 yang dirancang untuk memperoleh dan melisensikan data pelatihan AI, serta memberikan kompensasi kepada kontributornya. Jaringan yang kompatibel dengan EVM ini menggunakan lapisan audit Trace untuk membuat catatan terverifikasi terkait asal-usul data dan pembayaran kepada kontributor.
Selengkapnya di halaman DATA1 →Maverick Protocol adalah penyedia infrastruktur DeFi yang berfokus untuk meningkatkan efisiensi industri, diberdayai oleh Maverick AMM. Maverick didukung oleh Founders Fund, Pantera Capital, Coinbase Ventures, Binance Labs, Circle Ventures, dan Gemini. Maverick berusaha untuk menghapus ketidakefisienan di DeFi dengan membantu pengguna menempatkan likuiditas mereka di tempat yang paling efektif, sehingga membuat transaksi menjadi lebih lancar dan efisien. Hal ini mengatasi beberapa isu likuiditas yang telah menjadi kendala dalam DeFi.
Selengkapnya di halaman MAV →