Perbedaan Data Network dan Terra Classic: Data Network diperdagangkan di Rp3.584 (kapitalisasi pasar Rp1,28T, volume 24 jam Rp229,67M), sedangkan Terra Classic diperdagangkan di Rp0,893 (kapitalisasi pasar Rp4,91T, volume 24 jam Rp292,02M). Perbedaan utamanya: Terra Classic jauh lebih besar — sekitar 3,8× kapitalisasi pasar Data Network, dan suplai Terra Classic dibatasi (5,5T / 6,5T LUNC (86%)), sedangkan Data Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Data Network selama 6 Hari dan Terra Classic selama 190 Hari.
| DATA1 | LUNC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,28T | Rp4,91T |
Volume (24h) | Rp229,67M | Rp292,02M |
Suplai yang Beredar | 357,7M DATA1 | 5,5T / 6,5T LUNC (86%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 190 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DATA, sebelumnya dikenal sebagai IP, adalah token native DATA Network, blockchain Layer 1 yang dirancang untuk memperoleh dan melisensikan data pelatihan AI, serta memberikan kompensasi kepada kontributornya. Jaringan yang kompatibel dengan EVM ini menggunakan lapisan audit Trace untuk membuat catatan terverifikasi terkait asal-usul data dan pembayaran kepada kontributor.
Selengkapnya di halaman DATA1 →Terra adalah protokol blockchain yang menggunakan stablecoin yang dipatok fiat untuk mendukung sistem pembayaran global dengan harga yang stabil. Terra menggabungkan stabilitas harga dan adopsi mata uang fiat yang luas dengan ketahanan sensor Bitcoin (BTC) dan menawarkan penyelesaian yang cepat dan terjangkau.
Selengkapnya di halaman LUNC →