Perbedaan Data Network dan Terra: Data Network diperdagangkan di Rp3.529 (kapitalisasi pasar Rp1,27T, volume 24 jam Rp226,91M), sedangkan Terra diperdagangkan di Rp764,17 (kapitalisasi pasar Rp543,86M, volume 24 jam Rp308,98M). Perbedaan utamanya: Data Network jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Terra, dan suplai beredar Data Network 357,7M DATA1 dibanding 710M LUNA milik Terra. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Data Network selama 6 Hari dan Terra selama 82 Hari.
| DATA1 | LUNA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,27T | Rp543,86M |
Volume (24h) | Rp226,91M | Rp308,98M |
Suplai yang Beredar | 357,7M DATA1 | 710M LUNA |
Typical Hold Time | 6 Hari | 82 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DATA, sebelumnya dikenal sebagai IP, adalah token native DATA Network, blockchain Layer 1 yang dirancang untuk memperoleh dan melisensikan data pelatihan AI, serta memberikan kompensasi kepada kontributornya. Jaringan yang kompatibel dengan EVM ini menggunakan lapisan audit Trace untuk membuat catatan terverifikasi terkait asal-usul data dan pembayaran kepada kontributor.
Selengkapnya di halaman DATA1 →Protokol Terra 2.0 adalah protokol blockchain publik yang terdesentralisasi dan open-source. Luna adalah token staking asli protokol Terra yang digunakan untuk tata kelola dan penambangan. Jaringan Terra 2.0 tidak akan memiliki stablecoin, dan pemegang jaringan Terra Classic lama akan mendapatkan koin asli Luna yang baru. Dalam rencananya, pengembang ekosistem Terra akan bermigrasi dan menyebarkan dapps mereka di blockchain baru.
Selengkapnya di halaman LUNA →