Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Data Network (DATA1) vs Gram (GRAM)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Data Network dan Gram: Data Network diperdagangkan di Rp3.576 (kapitalisasi pasar Rp1,28T, volume 24 jam Rp233,05M), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp24.045 (kapitalisasi pasar Rp66,34T, volume 24 jam Rp773,21M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 51,8× kapitalisasi pasar Data Network, dan suplai beredar Data Network 357,7M DATA1 dibanding 2,8B GRAM milik Gram. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Data Network selama 6 Hari dan Gram selama 6 Hari.

DATA1GRAM
Kap. Pasar
Rp1,28TRp66,34T
Volume (24h)
Rp233,05MRp773,21M
Suplai yang Beredar
357,7M DATA12,8B GRAM
Typical Hold Time
6 Hari6 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Data Network

DATA1 saat ini diperdagangkan pada Rp3.644 dengan sinyal teknis bearish kuat dari moving averages dan oscillators. Market cap mencapai Rp1,3 triliun dengan waktu hold rata-rata hanya 6 hari, menunjukkan aktivitas trading jangka pendek yang tinggi. Aset ini berada dalam zona oversold berdasarkan RSI 6 (16,23) dan RSI 12 (6,01), namun momentum bearish tetap dominan dengan ADX di atas 55.

Outlook bearish jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang rebound dari level oversold di support Rp3.539, namun tekanan jual masih kuat. Risiko utama: likuiditas terbatas, volatilitas ekstrem, dan ketiadaan perkembangan fundamental yang signifikan.

Gram

GRAM diperdagangkan di Rp23.785 dengan kapitalisasi pasar Rp65,86 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek meskipun ada sentimen berita positif. Token ini bergerak dalam zona support Rp22.702-Rp23.824 dengan indikator RSI menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi rebound. Pengumuman integrasi wallet non-custodial di Telegram untuk 1 miliar pengguna memberikan dorongan fundamental yang signifikan bagi adopsi ekosistem.

Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan katalis adopsi wallet Telegram, namun tekanan jual dari moving averages masih kuat. Risiko utama: volatilitas tinggi, ketergantungan pada ekosistem Telegram, dan tekanan regulator terhadap token sosial.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

DATA1
100% Beli0% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 6 Hari
GRAM
72% Beli28% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 6 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang Data Network

DATA, sebelumnya dikenal sebagai IP, adalah token native DATA Network, blockchain Layer 1 yang dirancang untuk memperoleh dan melisensikan data pelatihan AI, serta memberikan kompensasi kepada kontributornya. Jaringan yang kompatibel dengan EVM ini menggunakan lapisan audit Trace untuk membuat catatan terverifikasi terkait asal-usul data dan pembayaran kepada kontributor.

Selengkapnya di halaman DATA1

Tentang Gram

GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.

Selengkapnya di halaman GRAM