Perbedaan Data Network dan Enso: Data Network diperdagangkan di Rp3.586 (kapitalisasi pasar Rp1,28T, volume 24 jam Rp230,79M), sedangkan Enso diperdagangkan di Rp16.701 (kapitalisasi pasar Rp344,14M, volume 24 jam Rp133,14M). Perbedaan utamanya: Data Network jauh lebih besar — sekitar 3,7× kapitalisasi pasar Enso, dan suplai Enso dibatasi (20,6M / 127,3M ENSO (17%)), sedangkan Data Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Data Network selama 6 Hari dan Enso selama 9 Hari.
| DATA1 | ENSO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,28T | Rp344,14M |
Volume (24h) | Rp230,79M | Rp133,14M |
Suplai yang Beredar | 357,7M DATA1 | 20,6M / 127,3M ENSO (17%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DATA, sebelumnya dikenal sebagai IP, adalah token native DATA Network, blockchain Layer 1 yang dirancang untuk memperoleh dan melisensikan data pelatihan AI, serta memberikan kompensasi kepada kontributornya. Jaringan yang kompatibel dengan EVM ini menggunakan lapisan audit Trace untuk membuat catatan terverifikasi terkait asal-usul data dan pembayaran kepada kontributor.
Selengkapnya di halaman DATA1 →Enso adalah protokol infrastruktur blockchain yang menyederhanakan pengembangan lintas chain melalui komponen dan logika eksekusi terstandarisasi. Protokol ini menghubungkan berbagai jaringan menggunakan Actions dan Shortcuts yang dapat digunakan ulang, sehingga developer tidak perlu membangun integrasi kompleks dari awal. Dengan arsitektur berbasis intent, pengguna cukup menentukan hasil yang diinginkan sementara Enso menangani proses routing dan eksekusi secara efisien di berbagai chain.
Selengkapnya di halaman ENSO →