Perbedaan Data Network dan dYdX: Data Network diperdagangkan di Rp3.586 (kapitalisasi pasar Rp1,28T, volume 24 jam Rp230,79M), sedangkan dYdX diperdagangkan di Rp1.943 (kapitalisasi pasar Rp1,65T, volume 24 jam Rp56,56M). Perbedaan utamanya: dYdX lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai dYdX dibatasi (848,6M / 1B DYDX (85%)), sedangkan Data Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Data Network selama 6 Hari dan dYdX selama 56 Hari.
| DATA1 | DYDX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,28T | Rp1,65T |
Volume (24h) | Rp230,79M | Rp56,56M |
Suplai yang Beredar | 357,7M DATA1 | 848,6M / 1B DYDX (85%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 56 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DATA, sebelumnya dikenal sebagai IP, adalah token native DATA Network, blockchain Layer 1 yang dirancang untuk memperoleh dan melisensikan data pelatihan AI, serta memberikan kompensasi kepada kontributornya. Jaringan yang kompatibel dengan EVM ini menggunakan lapisan audit Trace untuk membuat catatan terverifikasi terkait asal-usul data dan pembayaran kepada kontributor.
Selengkapnya di halaman DATA1 →DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →