Perbedaan Dai dan LayerZero: Dai diperdagangkan di Rp17.251 (kapitalisasi pasar Rp92,41T, volume 24 jam Rp1,28T), sedangkan LayerZero diperdagangkan di Rp14.299 (kapitalisasi pasar Rp5,16T, volume 24 jam Rp308,17M). Perbedaan utamanya: Dai jauh lebih besar — sekitar 17,9× kapitalisasi pasar LayerZero, dan suplai LayerZero dibatasi (364M / 1B ZRO (37%)), sedangkan Dai terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dai selama 31 Hari dan LayerZero selama 13 Hari.
| DAI | ZRO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp92,41T | Rp5,16T |
Volume (24h) | Rp1,28T | Rp308,17M |
Suplai yang Beredar | 5,4B DAI | 364M / 1B ZRO (37%) |
Typical Hold Time | 31 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
DAI adalah stablecoin berbasis Ethereum yang dikelola oleh Maker Protocol dan MakerDAO. Nilainya dipatok secara lunak ke dolar AS dan didukung oleh berbagai cryptocurrency yang tersimpan dalam vault smart contract. DAI memberikan cara desentralisasi untuk menyimpan aset digital stabil, dengan opsi seperti Multi-Collateral DAI untuk dukungan fleksibel dan DAI Savings Rate untuk memperoleh bunga.
Selengkapnya di halaman DAI →LayerZero adalah protokol interoperabilitas blockchain yang menghubungkan berbagai blockchain untuk mendukung pengembangan aplikasi dan token omnichain. LayerZero menggunakan endpoint on-chain yang tidak dapat diubah dan Security Stack, memastikan pesan yang aman dan bebas sensor di berbagai jaringan blockchain.
Selengkapnya di halaman ZRO →