Perbedaan Dai dan WOO: Dai diperdagangkan di Rp17.251 (kapitalisasi pasar Rp92,41T, volume 24 jam Rp1,28T), sedangkan WOO diperdagangkan di Rp203,87 (kapitalisasi pasar Rp385,56M, volume 24 jam Rp16,74M). Perbedaan utamanya: Dai jauh lebih besar — sekitar 239,7× kapitalisasi pasar WOO, dan suplai WOO dibatasi (1,9B / 1,9B WOO (100%)), sedangkan Dai terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dai selama 29 Hari dan WOO selama 42 Hari.
| DAI | WOO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp92,41T | Rp385,56M |
Volume (24h) | Rp1,28T | Rp16,74M |
Suplai yang Beredar | 5,4B DAI | 1,9B / 1,9B WOO (100%) |
Typical Hold Time | 29 Hari | 42 Hari |
DAI adalah stablecoin berbasis Ethereum yang dikelola oleh Maker Protocol dan MakerDAO. Nilainya dipatok secara lunak ke dolar AS dan didukung oleh berbagai cryptocurrency yang tersimpan dalam vault smart contract. DAI memberikan cara desentralisasi untuk menyimpan aset digital stabil, dengan opsi seperti Multi-Collateral DAI untuk dukungan fleksibel dan DAI Savings Rate untuk memperoleh bunga.
Selengkapnya di halaman DAI →WOO Network adalah jaringan likuiditas mendalam yang menghubungkan trader, pertukaran, institusi, dan platform DeFi dengan akses demokratis ke likuiditas terbaik dan eksekusi trading dengan biaya rendah atau tanpa biaya. Token WOO digunakan di jaringan produk CeFi dan DeFi untuk staking dan potongan biaya.
Selengkapnya di halaman WOO →