Perbedaan Dai dan Wanchain: Dai diperdagangkan di Rp17.251 (kapitalisasi pasar Rp92,41T, volume 24 jam Rp1,28T), sedangkan Wanchain diperdagangkan di Rp942,12 (kapitalisasi pasar Rp240,51M, volume 24 jam Rp39,98M). Perbedaan utamanya: Dai jauh lebih besar — sekitar 384,2× kapitalisasi pasar Wanchain, dan suplai Wanchain dibatasi (198,9M / 210M WAN (95%)), sedangkan Dai terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dai selama 29 Hari dan Wanchain selama 25 Hari.
| DAI | WAN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp92,41T | Rp240,51M |
Volume (24h) | Rp1,28T | Rp39,98M |
Suplai yang Beredar | 5,4B DAI | 198,9M / 210M WAN (95%) |
Typical Hold Time | 29 Hari | 25 Hari |
DAI adalah stablecoin berbasis Ethereum yang dikelola oleh Maker Protocol dan MakerDAO. Nilainya dipatok secara lunak ke dolar AS dan didukung oleh berbagai cryptocurrency yang tersimpan dalam vault smart contract. DAI memberikan cara desentralisasi untuk menyimpan aset digital stabil, dengan opsi seperti Multi-Collateral DAI untuk dukungan fleksibel dan DAI Savings Rate untuk memperoleh bunga.
Selengkapnya di halaman DAI →WAN adalah mata uang kripto asli dari blockchain Wanchain Layer 1, digunakan untuk transaksi dan eksekusi kontrak pintar (smart contract). Sebagian kecil WAN dibakar dalam setiap transaksi. Total pasokannya dibatasi hingga 210.000.000.
Selengkapnya di halaman WAN →