Perbedaan Dai dan Tellor: Dai diperdagangkan di Rp17.251 (kapitalisasi pasar Rp92,41T, volume 24 jam Rp1,28T), sedangkan Tellor diperdagangkan di Rp269.373 (kapitalisasi pasar Rp755,65M, volume 24 jam Rp122,38M). Perbedaan utamanya: Dai jauh lebih besar — sekitar 122,3× kapitalisasi pasar Tellor, dan suplai beredar Dai 5,4B DAI dibanding 2,8M TRB milik Tellor. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dai selama 29 Hari dan Tellor selama 34 Hari.
| DAI | TRB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp92,41T | Rp755,65M |
Volume (24h) | Rp1,28T | Rp122,38M |
Suplai yang Beredar | 5,4B DAI | 2,8M TRB |
Typical Hold Time | 29 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DAI adalah stablecoin berbasis Ethereum yang dikelola oleh Maker Protocol dan MakerDAO. Nilainya dipatok secara lunak ke dolar AS dan didukung oleh berbagai cryptocurrency yang tersimpan dalam vault smart contract. DAI memberikan cara desentralisasi untuk menyimpan aset digital stabil, dengan opsi seperti Multi-Collateral DAI untuk dukungan fleksibel dan DAI Savings Rate untuk memperoleh bunga.
Selengkapnya di halaman DAI →Tellor adalah protokol oracle terdesentralisasi yang memperbarui data off-chain, membuatnya tersedia untuk kontrak smart contract on-chain. Oracle Tellor menyediakan data yang dapat diminta, divalidasi, dan ditempatkan on-chain tanpa izin, dengan para pelapor data yang bersaing untuk insentif TRB. Para pelapor data membawa informasi berharga on-chain untuk berbagai aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TRB →