Perbedaan Dai dan Telos: Dai diperdagangkan di Rp17.251 (kapitalisasi pasar Rp92,41T, volume 24 jam Rp1,28T), sedangkan Telos diperdagangkan di Rp231,32 (kapitalisasi pasar Rp103,98M, volume 24 jam Rp19,22M). Perbedaan utamanya: Dai jauh lebih besar — sekitar 888,7× kapitalisasi pasar Telos, dan suplai beredar Dai 5,4B DAI dibanding 450,7M TLOS milik Telos. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dai selama 29 Hari dan Telos selama 7 Hari.
| DAI | TLOS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp92,41T | Rp103,98M |
Volume (24h) | Rp1,28T | Rp19,22M |
Suplai yang Beredar | 5,4B DAI | 450,7M TLOS |
Typical Hold Time | 29 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DAI adalah stablecoin berbasis Ethereum yang dikelola oleh Maker Protocol dan MakerDAO. Nilainya dipatok secara lunak ke dolar AS dan didukung oleh berbagai cryptocurrency yang tersimpan dalam vault smart contract. DAI memberikan cara desentralisasi untuk menyimpan aset digital stabil, dengan opsi seperti Multi-Collateral DAI untuk dukungan fleksibel dan DAI Savings Rate untuk memperoleh bunga.
Selengkapnya di halaman DAI →Telos adalah blockchain Layer-1 berperforma tinggi yang mengutamakan skalabilitas, keamanan, dan kegunaan di dunia nyata. Dengan infrastruktur yang kompatibel dengan EVM, pengembang dapat menjalankan DApp berbasis Ethereum secara lebih cepat dan murah. TLOS adalah token utilitas asli untuk biaya gas, staking, dan tata kelola.
Selengkapnya di halaman TLOS →