Perbedaan Dai dan Theta Fuel: Dai diperdagangkan di Rp17.251 (kapitalisasi pasar Rp92,41T, volume 24 jam Rp1,28T), sedangkan Theta Fuel diperdagangkan di Rp139,1 (kapitalisasi pasar Rp1,03T, volume 24 jam Rp28,69M). Perbedaan utamanya: Dai jauh lebih besar — sekitar 89,7× kapitalisasi pasar Theta Fuel, dan suplai beredar Dai 5,4B DAI dibanding 7,4B TFUEL milik Theta Fuel. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dai selama 29 Hari dan Theta Fuel selama 46 Hari.
| DAI | TFUEL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp92,41T | Rp1,03T |
Volume (24h) | Rp1,28T | Rp28,69M |
Suplai yang Beredar | 5,4B DAI | 7,4B TFUEL |
Typical Hold Time | 29 Hari | 46 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DAI adalah stablecoin berbasis Ethereum yang dikelola oleh Maker Protocol dan MakerDAO. Nilainya dipatok secara lunak ke dolar AS dan didukung oleh berbagai cryptocurrency yang tersimpan dalam vault smart contract. DAI memberikan cara desentralisasi untuk menyimpan aset digital stabil, dengan opsi seperti Multi-Collateral DAI untuk dukungan fleksibel dan DAI Savings Rate untuk memperoleh bunga.
Selengkapnya di halaman DAI →Theta Fuel (TFUEL) adalah salah satu dari dua token asli di blockchain Theta. TFUEL adalah token kedua di blockchain Theta yang berfungsi sebagai token utilitas dalam pengiriman video dan data terdesentralisasi, juga merupakan token gas. Ini digunakan untuk menggerakkan semua operasi di blockchain Theta, seperti pembayaran ke relai untuk berbagi aliran video, untuk menyebarkan dan berinteraksi dengan kontrak pintar, dan sebagai biaya yang terkait dengan transaksi NTF dan aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TFUEL →