Perbedaan Dai dan Reserve Rights: Dai diperdagangkan di Rp17.251 (kapitalisasi pasar Rp92,41T, volume 24 jam Rp1,28T), sedangkan Reserve Rights diperdagangkan di Rp22,05 (kapitalisasi pasar Rp1,38T, volume 24 jam Rp72,64M). Perbedaan utamanya: Dai jauh lebih besar — sekitar 67× kapitalisasi pasar Reserve Rights, dan suplai Reserve Rights dibatasi (62,6B / 100B RSR (63%)), sedangkan Dai terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dai selama 29 Hari dan Reserve Rights selama 43 Hari.
| DAI | RSR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp92,41T | Rp1,38T |
Volume (24h) | Rp1,28T | Rp72,64M |
Suplai yang Beredar | 5,4B DAI | 62,6B / 100B RSR (63%) |
Typical Hold Time | 29 Hari | 43 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DAI adalah stablecoin berbasis Ethereum yang dikelola oleh Maker Protocol dan MakerDAO. Nilainya dipatok secara lunak ke dolar AS dan didukung oleh berbagai cryptocurrency yang tersimpan dalam vault smart contract. DAI memberikan cara desentralisasi untuk menyimpan aset digital stabil, dengan opsi seperti Multi-Collateral DAI untuk dukungan fleksibel dan DAI Savings Rate untuk memperoleh bunga.
Selengkapnya di halaman DAI →Reserve Rights merupakan token ERC-20 yang bisa digunakan sebagai token tata kelola untuk Reserve stablecoins (RTokens), di mana perubahan RTokens dapat diusulkan dan di-vote dengan RSR. Tidak seperti umumnya stablecoin yang nilainya didukung cadangan dolar AS dalam rekening bank di bawah kendali penerbit stablecoin atau kustodian tepercaya, stablecoin Reserve didukung oleh beberapa mata uang kripto yang dikelola oleh kontrak pintar.
Selengkapnya di halaman RSR →