Perbedaan Dai dan Ronin: Dai diperdagangkan di Rp17.251 (kapitalisasi pasar Rp92,41T, volume 24 jam Rp1,28T), sedangkan Ronin diperdagangkan di Rp962,31 (kapitalisasi pasar Rp742,67M, volume 24 jam Rp69,52M). Perbedaan utamanya: Dai jauh lebih besar — sekitar 124,4× kapitalisasi pasar Ronin, dan suplai Ronin dibatasi (772,4M / 1B RONIN (78%)), sedangkan Dai terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dai selama 29 Hari dan Ronin selama 52 Hari.
| DAI | RONIN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp92,41T | Rp742,67M |
Volume (24h) | Rp1,28T | Rp69,52M |
Suplai yang Beredar | 5,4B DAI | 772,4M / 1B RONIN (78%) |
Typical Hold Time | 29 Hari | 52 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DAI adalah stablecoin berbasis Ethereum yang dikelola oleh Maker Protocol dan MakerDAO. Nilainya dipatok secara lunak ke dolar AS dan didukung oleh berbagai cryptocurrency yang tersimpan dalam vault smart contract. DAI memberikan cara desentralisasi untuk menyimpan aset digital stabil, dengan opsi seperti Multi-Collateral DAI untuk dukungan fleksibel dan DAI Savings Rate untuk memperoleh bunga.
Selengkapnya di halaman DAI →Ronin adalah blockchain EVM yang khusus dibuat untuk gaming. Diluncurkan oleh Sky Mavis, pencipta Web3 Axie Infinity yang telah menghasilkan pendapatan lebih dari $1.3 miliar, Ronin adalah satu-satunya blockchain yang terbukti dapat menyesuaikan skala sebuah game untuk menampung jutaan pengguna aktif harian dan telah memproses lebih dari $4 miliar volume NFT. Ronin dioptimalkan untuk transaksi hampir instan dan biaya yang sangat rendah yang memungkinkan jutaan transaksi dalam game terjadi dengan lancar, menjadikannya pilihan utama untuk game Web3.
Selengkapnya di halaman RONIN →