Perbedaan Dai dan Paris Saint-Germain Fan Token: Dai diperdagangkan di Rp17.251 (kapitalisasi pasar Rp92,41T, volume 24 jam Rp1,28T), sedangkan Paris Saint-Germain Fan Token diperdagangkan di Rp9.550 (kapitalisasi pasar Rp155,58M, volume 24 jam Rp96,44M). Perbedaan utamanya: Dai jauh lebih besar — sekitar 594× kapitalisasi pasar Paris Saint-Germain Fan Token, dan suplai Paris Saint-Germain Fan Token dibatasi (16,3M / 19,9M PSG (82%)), sedangkan Dai terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dai selama 29 Hari dan Paris Saint-Germain Fan Token selama 43 Hari.
| DAI | PSG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp92,41T | Rp155,58M |
Volume (24h) | Rp1,28T | Rp96,44M |
Suplai yang Beredar | 5,4B DAI | 16,3M / 19,9M PSG (82%) |
Typical Hold Time | 29 Hari | 43 Hari |
DAI adalah stablecoin berbasis Ethereum yang dikelola oleh Maker Protocol dan MakerDAO. Nilainya dipatok secara lunak ke dolar AS dan didukung oleh berbagai cryptocurrency yang tersimpan dalam vault smart contract. DAI memberikan cara desentralisasi untuk menyimpan aset digital stabil, dengan opsi seperti Multi-Collateral DAI untuk dukungan fleksibel dan DAI Savings Rate untuk memperoleh bunga.
Selengkapnya di halaman DAI →PSG adalah fan token dari tim sepak bola Paris Saint-German. Pemegang token bisa mendapatkan pengalaman eksklusif seperti akses VIP ke Parc des Princes, temu sapa, dan merchandise yang ditandatangani. Token ini juga memungkinkan penggemar untuk ikut dalam pengambilan keputusan seperti memilih pesan di armband kapten dan memilih pesan inspirasi untuk tim menjelang pertandingan.
Selengkapnya di halaman PSG →