Perbedaan Dai dan FC Porto Fan Token: Dai diperdagangkan di Rp17.251 (kapitalisasi pasar Rp92,41T, volume 24 jam Rp1,28T), sedangkan FC Porto Fan Token diperdagangkan di Rp7.126 (kapitalisasi pasar Rp92,41M, volume 24 jam Rp20,31M). Perbedaan utamanya: Dai jauh lebih besar — sekitar 1000× kapitalisasi pasar FC Porto Fan Token, dan suplai FC Porto Fan Token dibatasi (13M / 40M PORTO (33%)), sedangkan Dai terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dai selama 29 Hari dan FC Porto Fan Token selama 43 Hari.
| DAI | PORTO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp92,41T | Rp92,41M |
Volume (24h) | Rp1,28T | Rp20,31M |
Suplai yang Beredar | 5,4B DAI | 13M / 40M PORTO (33%) |
Typical Hold Time | 29 Hari | 43 Hari |
DAI adalah stablecoin berbasis Ethereum yang dikelola oleh Maker Protocol dan MakerDAO. Nilainya dipatok secara lunak ke dolar AS dan didukung oleh berbagai cryptocurrency yang tersimpan dalam vault smart contract. DAI memberikan cara desentralisasi untuk menyimpan aset digital stabil, dengan opsi seperti Multi-Collateral DAI untuk dukungan fleksibel dan DAI Savings Rate untuk memperoleh bunga.
Selengkapnya di halaman DAI →PORTO adalah fan token pada jaringan BEP-20. Pemegang token dapat dengan mudah berinteraksi dengan pemain dari FC Porto dengan bantuan NFT yang dirilis oleh tim, dan dapat mengikuti meet & greet, mendapatkan merchandise bertandatangan, dan experience eksklusif lainnya. Para penggemar akan memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam aktivitas klub, karena token PORTO mereka dapat digunakan untuk voting dalam berbagai keputusan, termasuk memilih perlengkapan pemain dan anthem klub.
Selengkapnya di halaman PORTO →