Perbedaan Dai dan Marlin: Dai diperdagangkan di Rp17.251 (kapitalisasi pasar Rp92,41T, volume 24 jam Rp1,28T), sedangkan Marlin diperdagangkan di Rp14,6 (kapitalisasi pasar Rp151,7M, volume 24 jam Rp47,86M). Perbedaan utamanya: Dai jauh lebih besar — sekitar 609,2× kapitalisasi pasar Marlin, dan suplai beredar Dai 5,4B DAI dibanding 8,2B POND milik Marlin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dai selama 29 Hari dan Marlin selama 33 Hari.
| DAI | POND | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp92,41T | Rp151,7M |
Volume (24h) | Rp1,28T | Rp47,86M |
Suplai yang Beredar | 5,4B DAI | 8,2B POND |
Typical Hold Time | 29 Hari | 33 Hari |
DAI adalah stablecoin berbasis Ethereum yang dikelola oleh Maker Protocol dan MakerDAO. Nilainya dipatok secara lunak ke dolar AS dan didukung oleh berbagai cryptocurrency yang tersimpan dalam vault smart contract. DAI memberikan cara desentralisasi untuk menyimpan aset digital stabil, dengan opsi seperti Multi-Collateral DAI untuk dukungan fleksibel dan DAI Savings Rate untuk memperoleh bunga.
Selengkapnya di halaman DAI →POND adalah token Ethereum yang memberdayakan Marlin, sebuah protokol terbuka yang menyediakan infrastruktur jaringan DeFi dan web3 yang dapat diprogram dengan performa tinggi. POND dapat digunakan untuk mendelegasikan ke node Marlin dan sebagai imbalan untuk mengoperasikan jaringan relay dengan benar.
Selengkapnya di halaman POND →